"STATE FINANCIAL/ASSET RECOVERY IN CORRUPTION AND MONEY LAUNDERING CRIMES: REORIENTING THE GOALS OF PUNISHMENT TOWARDS DOEL THEORIEN"
Keywords:
doel theorien, re-orientation, state financial/asset recovery, corruption, money launderingAbstract
The escalation of corruption and money laundering cases and their loss need to be responded by reorienting the objectives of criminalizing corruption and money laundering cases towards doel theorien which emphasizes the aspect of state financial/asset recovery and restoration. By using the juridical-normative research method, the results obtained were there are three challenges faced by law enforcement in Indonesia in carrying out and optimizing state financial/asset recovery in corruption and money laundering, namely: 1) the criminalization system for corruption and money laundering tends to focus on retaliation (punitive) against the perpetrators; 2) there is complexity in technology and financial/banking systems; and 3) limited international cooperation in combating corruption and money laundering. In terms of re-orientation of the purpose of punishment towards doel theorien in corruption and money laundering, law enforcement can be carried out through two main ideas, namely 1) by optimizing the Double Track System in Corruption and Money Laundering in corruption and money laundering cases to return state assets and finances resulting from corruption and other crimes; and 2) doel theorien in corruption and money laundering is oriented towards restoration efforts, one of which is by introducing the Pre-Trial Conference in state financial/asset recovery efforts.
Downloads
References
Andi Hamzah, Korupsi di Indonesia dan Pemecahannya, Gramedia Pusaka Utama, Jakarta, 1991.
Bambang Poernomo, Asas-Asas Hukum Pidana, Ghalia Indonesia, Jakarta, 1985.
Budi Saiful Haris, Penguatan Alat Bukti Tindak Pidana Pencucian Uang dalam perkara Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, Jurnal Integritas, Volume 02 Nomor 1 Tahun 2016. Eddy O.S. Hiariej, Prinsip-Prinsip Hukum Pidana, Cahaya Atma Pustaka, Yogyakarta, 2016.
Erman Rajagukguk, Rezim Anti Pencucian Uang dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang, makalah pada Lokakarya “Anti Money Laundering” Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan, sebagaimana dikutip dalam Aulia Ali Reza, Tindak Pidana Pencucian Uang, MaPPI FH UI.
FATF, Financial Action Task Force on Money Laundering, Annual Report 2015-2016.
H.P Pangabean, Tanggung Jawab Etika Profesi Hukum, UPH Press, Tangerang, 2009.
H.P. Pangabean, Pemulihan Aset Tindak Pidana Korupsi Teori-Praktik dan Yurisprudensi di Indonesia, BIP kelompok Gramedia, Jakarta, 2020.
Hermien Hadiati Koeswadji, Perkembangan Macam-Macam Pidana dalam Rangka Pembangunan Hukum Pidana, Citra Aditya Bakti, Bandung.
Kompas.com, Vonis Masih Ringan, Putusan terhadap Perkara Korupsi Belum Menjerakan, sebagaimana dikutip dalam H.P. Pangabean, Pemulihan Aset Tindak Pidana Korupsi Teori-Praktik dan Yurisprudensi di Indonesia, BIP kelompok Gramedia, Jakarta, 2020.
KPK, Laporan Akuntabitas Kinerja 2023, Jakarta, 2023.
Kuat Puji Prayitno, Restoratif Justice, Pascasarjana Universitas Jenderal Soedirman, 2013. Moises Naim, The Corruption Eruption, The Brown Journal of World Affairs, 1995.
Paku Utama, Memahami Asset Recovery & Gatekeeper, Indonesian Legal Roundtable, Jakarta, 2013.
Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Kencana Prenada Media group, Jakarta, 2016. Purwaning M Yanuar, Pengembalian Aset Hasil Korupsi, Berdasarkan Konvensi PBB anti Korupsi Tahun 2003 dalam Sistem Hukum Indonesia, Alumni, Bandung, 2007.
Reda Manthovani dan Narendra Jatna, Rezim Anti Pencucian Uang dan Perolehan Hasil Kejahatan di Indonesia.
Robin Theobald, Corruption, Development and Underdevelopment, The McMillan Press, London, 1990.
Theodore S. Greenberg, Stolen Asset Recovery: A Good Practices Guide for Non-Conviction Based Aset Forfeiture, The International Bank for Recontruction and Development/The World Bank, Washington DC, 2009.
WJS Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, PN Balai Pustaka, Jakarta, 1982. Tempo.co, 5 Tindak Pidana Pencucian Uang Terbesar di Indonesia PPATK Duga capai Rp. 183,88 triliun, diakses pada https://bisnis.tempo.co/read/1691688/5-tindak-pidana- pencucian-uang-terbesar-di-indonesia-ppatk-duga-capai-rp-18388-t
Cindy Muitia Annur, ICW: Kerugian Negara Akibat Korupsi Capai Rp. 26,8 Triliun pada Semester 1 2021, diakses pada https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/13/icw-kerugian-negara-akibat- korupsi-capai-rp-268-triliun-pada-semester-1-2021
Faisal Javier, ICW: Angka Penindakan Kasus Korupsi Semester 1 Naik Jika Dibandingkan Tahun Sebelumnya, sebagaimana termuat dalam https://data.tempo.co/data/1208/icw- angka-penindakan-kasus-korupsi-semester-1-2021-naik-jika-dibandingkan-tahun- sebelumnya
FATF, Amendments to the FATF Standards to Strengthen Global Asset Recovery, Paris, 16 November 2023, diakses pada https://www.fatf- gafi.org/en/publications/Fatfrecommendations/amendment-FATF-standards-global- asset-recovery.html
Ibnu Hariyanto, KPK Catatkan sejarah Pemulihan Aset Hasil Korupsi dari Luar Negeri, diakses pada https://news.detik.com/berita/d-5109376/kpk-catatkan-sejarah-pemulihan- aset-hasil-korupsi-dari-luar-negeri
Irfan Kamil dan Egidius Patnistik, ICW: Pengembalian Kerugian Negara pada Kasus Korupsi Belum Maksimal, diakses pada https://nasional.kompas.com/read/2022/03/28/19444581/icw-pengembalian-kerugian- negara-pada-kasus-tindakan-korupsi-belum-maksimal
Mochamad Januar Rizki, Mendorong Penerapan Asset Recovery dalam Pemberantasan Korupsi, Hukum online dot com, diakses pada https://www.hukumonline.com/berita/a/mendorong-penerapan-asset-recovery-dalam- pemberantasan-korupsi-lt61d29a92c0f41
Putri Indy Shafarina, Inilah Perjalanan Kasus Korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe hingga Ditangkap KPK, diakses pada https://nasional.tempo.co/read/1678320/inilah-perjalanan- kasus-korupsi-gubernur-papua-lukas-enembe-hingga-ditangkap-kpk
Susana Rita Kumalasanti, ICW Sebut Hanya 2,2 Persen Kerugian Negara Berhasil Dikembalikan, diakses pada https://www.kompas.id/baca/polhuk/2022/05/22/icw-sebut- hanya-22-persen-kerugian-negara-berhasil-dikembalikan
Vitorio Mantalean, Nursita Sari, Rata-rata Terdakwa Kasus Korupsi pada 2021 Divonis Ringan oleh Majelis Hakim, Kompas.com, diakses pada https://nasional.kompas.com/read/2022/05/22/17195411/rata-rata-terdakwa-kasus- korupsi-pada-2021-divonis-ringan-oleh-majelis-hakim
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
