HUBUNGAN KARAKTERISTIK AKSEPTOR DAN FASILITAS PELAYANAN KELUARGA BERENCANA (KB) DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI DESA SEI TUAN KECAMATAN PANTAI LABU KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2019
Keywords:
Kontrasepsi, Keluarga Berencana, Karakteristik, Fasilitas Pelayanan KBAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan karakteristik akseptor dan fasilitas pelayanan keluarga berencana (KB) dengan pemilihan metode kontrasepsi di Desa Sei Tuan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah PUS yang menjadi akseptor KB di Desa Sei Tuan sebanyak 74 PUS yang sekaligus akan menjadi sampel pada penelitian ini. Pengambilan data dengan cara membagikan kesioner, analisis hubungan dengan uji statistik Chi Square. Analisis statistik diperoleh pendidikan akseptor (p-value 0,034), pekerjaan (p-value 0,025), paritas (p-value 0,001) dan fasilitas pelayanan KB (p-value 0,014) memiliki hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi, sedangkan umur akseptor (p-value 0,076) dan pendapatan (p-value 0,320) tidak memiliki hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi. Disarankan bagi instansi kesehatan agar dapat meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dengan memberikan pelatihan kepada bidan desa dan menyediakan alat kontrasepsi untuk jangka panjang (Implant dan IUD) disetiap tempat pelayanan kontrasepsi, meningkatkan penyuluhan mengenai MKJP kepada PUS
Downloads
References
Andriana, & Amami, S. 2018. Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan Akseptor KB Terhadap Pemakaian Kontrasepsi Implant di Puskesmas Rambah Samo I. Universitas Pasir Pengaraian, 443–449.
Anita Lontaan, Kusmiyati, R. D. 2017. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Kontrasepsi Pasangan Usia Subur di Puskesmas Damau Kabupaten Talaud. JIDAN Jurnal Ilmiah Bidan, 2(1), 480.
Azzahra, M, Fitriangga, A, Dermanelly. 2018. Determinan Unmet Need KB Pada Wanita Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Gang Sehat Kota Pontianak. Jurnal Cerebellum, 971-985.
BKKBN. 2006. Profil Perkembangan Pelak-sanaan Program KB di Indonesia. Jakarta.
BPS. 2018. Statistik Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Deli Serdang. 2018. Statistik Daerah Kabupaten Deli Serdang
Chandra, A., Manan, H., Tjekyan. 2015. Karakteristik Demografi Akseptor Kontrasepsi Suntik Depot Medroxy-progesterone Acetate di Puskesmas Merdeka Palembang Periode Januari – Desember 2012. (2), 74–78.
FP2020. 2018. Kemajuan Dalam Penggunaan dan Kebutuhan Akan Kontrasepsi. London: Family Planning 2020.http://progress.familyplanning2020.org/fr/content/mesure
Junita, D. 2018. Faktor-Faktor yang Ber-hubungan dengan Penggunaan Kontra-sepsi AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) di BPS Rosmala Aini Palembang Tahun 2018. Scientia Journal, 7(01), 32–43.
Marikar, A. P. K., Kundre, R., & Bataha, Y. 2015. Faktor-Faktor Yang Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Puskesmas Tuminting Kota Manado. E-Journal Keperawatan (EKp), 3, 1–6.
Septalia, R., & Puspitasari, N. 2018. Faktor yang Memengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 5(2), 91.-://doi.org/10.20473/jbk.v5i2.2016.91-9
